Archangel of Chastity


PROFILE

uriel.PNG

QUICKBIOGRAPHY

Full Name: Uriel

Aliases: Uriri

Gender: Laki-laki

Age: ??? tahun

Species: Archangel

Origin: Celestial

Notable Abilities: Light, Nature

Notable Weapons: Catalyst

Occupation/Affiliation: Chastity, Celestial

STATS (0-100)

| Power | 80 |✦✦✦✦ | | --- | --- | | Defense | 100 |✦✦✦✦✦ | | Intelligence | 100 |✦✦✦✦✦ | | Healing | 90 |✦✦✦✦✦ | | Agility | 80 |✦✦✦✦ |


“Satu juta delapan ratus enam puluh tiga ribu.” Angka yang diucapkan oleh Uriel secara tiba-tiba membuat mereka semua menoleh. Uriel menghela napas dan mengulang ucapannya lagi, “satu juta delapan ratus enam puluh tiga ribu. Aku bukan petarung, jadi jumlah itu cukup bagiku dalam sekali bunuh.”


B A C K G R O U N D

Birthplace : Garden of Eden, Celestial

Current Home : Garden of Eden, Celestial

Uriel digambarkan sebagai bayi yang sangat imut sewaktu ia kecil, ia memiliki tubuh yang kecil. Matanya masih berwarna biru dan telinganya sama seperti saudaranya yang lain. Uriel senang sekali bermain dengan tiga kakaknya di taman, merangkak ke sana kemari untuk memilih bunga yang paling ia suka.

Uriel belajar cara membuat flower crown dari Luciel, dan mahir melakukannya saat ia berusia kanak-kanak.

Beranjak remaja, Uriel menjadi sosok yang tertutup dan anggun. Ia mulai memperhatikan dirinya sendiri mulai dari perawat ujung kepala ke ujung kaki. Uriel juga sering berceloteh ketika ia protes akan sesuatu yang tidak disukainya, membuat malaikat lain selalu mengalah untuk mengabulkan keinginannya.

Uriel tumbuh menjadi pria yang terlihat apatis, namun sebenarnya ia sangat peduli dengan orang-orang di sekitarnya. Beberapa tahun lalu, ia mendengar Asmodeus memanggil namanya berkali-kali dengan putus asa dari Jinnestan, mengharap ‘doa’nya terkabul. Tanpa pikir panjang, malaikat dari kesucian itu turun ke Jinnestan untuk membantu musuh abadinya.

Perlakuan Uriel saat itu dianggap oleh Celestial sebagai tindakan yang mengancam keseimbangan alam semesta. Jika dosa besar hawa nafsu akan lenyap, maka lenyaplah mereka dan Uriel seharusnya tidak menolongnya. Akan tetapi, di mata Uriel, bahkan sebuah dosa besar yang sangat terbalik dari dirinya itu tetap berhak menerima pertolongannya.

Uriel diadili di Hall of Judgement, neraca keadilan menunjukkan pahala yang masih lebih banyak dibanding dosanya, sehingga Uriel tidak dijatuhkan. Hukuman yang diberikan pada Uriel adalah menodainya dengan fisik yang menyerupai malaikat jatuh. Sejak itu, Uriel memiliki sepasang mata ungu, telinga runcing seperti elf, dan sayap putihnya memiliki gradasi warna hitam pada ujungnya.