Prince of Pride

Full Name: Eligor
Aliases: Eli
Gender: Laki-laki
Age: 725 tahun
Species: Bangsawan Iblis
Origin: Ptolomea
Notable Abilities: Nature, Soil
Notable Weapons: Shield
Occupation/Affiliation: Pangeran Ptolomea, Gluttony, Jinnestan
| Power | 7 |✦✦✦✦ | | --- | --- | | Defense | 9 |✦✦✦✦✦ | | Intelligence | 8 |✦✦✦✦ | | Healing | 9 |✦✦✦✦✦ | | Agility | 7 |✦✦✦✦ |
“Aku lega sekali atas keselamatanmu, Belial. Aku Eligor, putra sulung Raja Beelzebub.” Eligor yang manis, ia tidak pernah merasakan kebencian dalam hatinya.
Birthplace : Ptolomea, Jinnestan
Current Home : Ptolomea, Jinnestan
Saat masih kecil, Eligor dianggap sebagai pembawa kutukan karena lahir beberapa bulan setelah Belial. Hilangnya Belial memunculkan rumor bahwa Eligor lah yang membunuh Belial agar ia dapat naik ke takhta tertinggi kekaisaran.
Hal ini menyebabkan asal usul pengasingan Eligor dari keluarga inti istana, dibenci oleh rakyat bahkan oleh keluarganya sendiri.
Beranjak remaja, Eligor mulai diisolasi di sisi lain istana, tempat di mana barang-barang bekas yang tidak terpakai ditinggalkan. Beelzebub memanipulasi bagian tersebut dengan kekuatannya, menjadikan Eligor melihat istana seperti biasa. Kenyataannya, ia diasingkan oleh keluarganya sendiri.
Eligor tumbuh menjadi pria yang cakap dan sangat sopan. Ia selalu menghargai orang lain tidak peduli sejahat apa orang itu telah bertindak padanya. Ia diketahui sering memberikan makanan pada hewan-hewan peliharaannya ditemani oleh Marchosias, pelayannya.
Eligor sangat lega begitu mendengar kabar bahwa Belial masih hidup, yang akan menandakan bahwa namanya akan kembali bersih sekian lamanya.
Setelah pertarungan melawan Seraphim usai, Eligor akan mendapatkan posisinya kembali dan diterima sebagai bagian dari Jinnestan lagi.