Prince of Lust

Full Name: Dantalion
Aliases: Danny
Gender: Laki-laki
Age: 19 tahun
Species: Bangsawan Iblis
Origin: Caina
Notable Abilities: Charm speak
Notable Weapons: Blade
Occupation/Affiliation: Pangeran Caina, Lust, Jinnestan
| Power | 6 |✦✦✦ | | --- | --- | | Defense | 8 |✦✦✦✦ | | Intelligence | 8 |✦✦✦✦ | | Healing | 6 |✦✦✦ | | Agility | 7 |✦✦✦✦ |
"Salam kenal, aku Dantalion, putra keempat belas Raja Asmodeus!” "Dari SMP memang nilaiku di bawah C semua. Kecuali pelajaran reproduksi! Aku dapat A+ dan dipuji oleh ayahku!”
Birthplace : Caina, Jinnestan
Current Home : Terrestrial, Caina
Dantalion dilahirkan sebagai putra ke-14 Asmodeus. Caina memang bukan tempat yang aman untuk anak kecil, terutama sosok serapuh Dantalion. Memiliki hati yang lembut, Asmodeus tidak pernah benar-benar mengajarkan anaknya ilmu untuk bertarung. Dantalion berusia lima tahun ketika kekacauan terjadi di Caina. Pemerintahan Asmodeus terlalu lemah hingga bangsawan kelas bawah bisa menyusup masuk, menahan anak Asmodeus satu per satu. Dantalion kecil diculik oleh pamannya sendiri dan dipaksa menjadi pelampiasan seksual dari iblis-iblis dewasa di sana.
Begitu kekacauan diatasi atas bantuan Uriel, Asmodeus mengirim seluruh anaknya yang selamat untuk keluar dari Jinnestan demi melepaskan trauma yang mereka dapatkan. Dantalion kemudian memulai hidup barunya di Terrestrial bersama adik perempuannya, Gremory.
Dantalion tumbuh menjadi pemuda yang terkenal di kalangan seusianya. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, ia bekerja sebagai model sejak 15 tahun. Ia juga dikenal sebagai sesosok kakak yang menyayangi adiknya karena selalu mengantar dan menjemput Gremory di sekolah.
Dantalion mulai memiliki sifat nakalnya waktu ia masuk SMA, ia memiliki target untuk memacari semua orang yang ia suka di saat yang bersamaan. Berkat motivasinya itu, ia tidak pernah fokus dengan pelajarannya dan mendapatkan nilai yang sangat buruk. Kekuatan charm speaknya menyelamatkannya, karena ia hanya perlu menggoda para guru untuk memberinya nilai yang bagus. Tidak jarang juga Dantalion akan tidur bersama gurunya untuk nilai.
Ketika ia beranjak dewasa, kepopulerannya semakin memuncak. Wajahnya kerap dimuat pada majalah dan televisi sebagai model hits, dan ia disukai oleh banyak sekali wanita karena sifat playboy-nya. Ia cenderung bolos dari kelas perkuliahannya untuk bermain dan bekerja.
Saat bertemu dengan Asmodeus setelah sekian lamanya, Dantalion sebenarnya merasakan sebuah amarah karena ia menganggap ayahnya menelantarkan dirinya begitu saja di dunia manusia. Seorang pangeran yang harus bekerja dan menghemat untuk makan sehari dua kali? Bahkan Dantalion pernah tidak makan agar adiknya tidak kelaparan. Asmodeus membawanya kembali ke Caina karena masalah yang terjadi, memberikan trigger pada Dantalion terkait masa lalunya.