Prince of Envy

Full Name: Astaroth
Aliases: Asta
Gender: Laki-laki
Age: 350 tahun
Species: Bangsawan Iblis
Origin: Cocytus
Notable Abilities: Water, Ice
Notable Weapons: Trident
Occupation/Affiliation: Pangeran Cocytus, Envy, Jinnestan
| Power | 9 |✦✦✦✦✦ | | --- | --- | | Defense | 6 |✦✦✦ | | Intelligence | 7 |✦✦✦✦ | | Healing | 6 |✦✦✦ | | Agility | 9 |✦✦✦✦✦ |
“Belvie—Belle, ah bukan. Belial, salam kenal. Namaku Astaroth, putra tunggal Raja Leviathan.”
Birthplace : Cocytus, Jinnestan
Current Home : Cocytus, Jinnestan
Astaroth lahir dan menjalani masa kecilnya di bawah tekanan ayahnya. Sebagai seorang pangeran, ia dituntut dapat melakukan segala hal dengan sempurna. Astaroth menyadari sifat buruk Leviathan yang sangat posesif ketika ia tidak diizinkan untuk keluar dari Cocytus.
Saat ia berusia anak-anak, Leviathan terlena dalam cintanya dengan ibu Astaroth. Leviathan kerap berspekulasi buruk, ia menginginkan istrinya untuk tetap berada di sisinya sampai maut menjemputnya. Atas pemikiran negatif itu, Leviathan membunuh Sang Ratu, kemudian mengawetkan jasadnya di istana agar ia bisa memandanginya setiap saat.
Astaroth menghabiskan masa kanak-kanaknya sendirian, tidak berani berinteraksi dengan ayahnya yang gila. Sedikit Astaroth tahu, ia mewariskan sifat ayahnya…
Astaroth mulai memasuki remaja ketika ia diizinkan untuk keluar dari Cocytus oleh ayahnya, ditemani oleh seorang pelayan setia bernama Focalor. Alasan Astaroth diperbolehkan untuk naik ke permukaan darat hanyalah untuk latihan bertarungnya yang memasuki tahap lebih rumit.
Pertama kali ia menginjakkan kaki di daratan, ia melihat seorang anak kecil yang tidur di bawah pohon. Begitu menghampirinya, anak itu mengomel dan mengenalkan diri sebagai Morax, memberitahu Astaroth bahwa ia berada di Lapsae Caelum.
Astaroth mengusili anak itu beberapa kali, sampai ia kembali ke bawah air dan tidak bertemu lagi hingga Morax memasuki masa remajanya.
Momen berikutnya mereka bertemu, Morax bukan seperti yang ia kenal setelah insiden pembunuhan ibu dan adiknya. Astaroth yang sudah diberi kebebasan oleh Leviathan seringkali menemani Morax dan tidur bersamanya, meringankan gejala dari serangan yang dialaminya.